Ilustrasi pagar rumah. Foto: The Agency via Business Insider
Jakarta Media Duta,- Sering kita lihat, rumah-rumah besar yang terlihat mewah atau berada di lokasi yang strategis memiliki pagar yang tinggi.
Bahkan terkadang atap rumah mereka saja tidak kelihatan dari luar karena tertutup.
Sebenarnya apakah perlu memasang tangga tinggi? Berapa ketentuan tinggi yang ideal untuk pagar?
Menurut Arsitek Denny Setiawan, tinggi pagar tujuannya untuk memberikan rasa aman kepada pemilik rumah. Beberapa orang meyakini semakin tinggi pagar rumah, maka semakin besar rasa aman yang mereka rasakan.
"Semakin insekuritas seseorang yang tinggal di dalamnya tinggi, artinya pagarnya juga biasanya menjadi tinggi. Untuk meminimalisasi orang yang tidak berkepentingan bisa masuk ke dalam ruang," kata Denny kepada detikProperti, Rabu (26/3/2025).
Lebih lanjut, ia mengatakan pagar juga penanda wilayah kepemilikan seseorang. Semakin luas wilayahnya, tentu penjagaannya harus lebih ekstra. Salah satu caranya dengan memasang pagar yang besar agar tidak mudah dimasuki oleh orang lain.
"Pagar itu sendiri juga sebagai penanda teritori dan pagar itu sendiri juga sebagai penanda karakter siapa yang tinggal di dalamnya. Kadang-kadang kita bikin rumahnya bagus-bagus ya tertutup pagar. Karena keamanan itu," ujarnya.
Kemudian, pagar merupakan tampilan paling luar sebuah properti. Arsitektur bangunan juga menunjukkan siapa yang tinggal di dalamnya. Apabila mereka memiliki kondisi ekonomi di atas rata-rata, tentu mereka ingin memiliki kehidupan dan tempat tinggal yang nyaman.
"Arsitektur menunjukkan siapa yang tinggal di dalamnya. Nah, pagar itu kalau misalnya memang seseorang ingin terlihat megah, mewah, ya pagarnya harus menyesuaikannya kekokohannya.
Sebenarnya apakah perlu memasang tangga tinggi? Berapa ketentuan tinggi yang ideal untuk pagar?
Menurut Arsitek Denny Setiawan, tinggi pagar tujuannya untuk memberikan rasa aman kepada pemilik rumah. Beberapa orang meyakini semakin tinggi pagar rumah, maka semakin besar rasa aman yang mereka rasakan.
"Semakin insekuritas seseorang yang tinggal di dalamnya tinggi, artinya pagarnya juga biasanya menjadi tinggi. Untuk meminimalisasi orang yang tidak berkepentingan bisa masuk ke dalam ruang," kata Denny kepada detikProperti, Rabu (26/3/2025).
Lebih lanjut, ia mengatakan pagar juga penanda wilayah kepemilikan seseorang. Semakin luas wilayahnya, tentu penjagaannya harus lebih ekstra. Salah satu caranya dengan memasang pagar yang besar agar tidak mudah dimasuki oleh orang lain.
"Pagar itu sendiri juga sebagai penanda teritori dan pagar itu sendiri juga sebagai penanda karakter siapa yang tinggal di dalamnya. Kadang-kadang kita bikin rumahnya bagus-bagus ya tertutup pagar. Karena keamanan itu," ujarnya.
Kemudian, pagar merupakan tampilan paling luar sebuah properti. Arsitektur bangunan juga menunjukkan siapa yang tinggal di dalamnya. Apabila mereka memiliki kondisi ekonomi di atas rata-rata, tentu mereka ingin memiliki kehidupan dan tempat tinggal yang nyaman.
"Arsitektur menunjukkan siapa yang tinggal di dalamnya. Nah, pagar itu kalau misalnya memang seseorang ingin terlihat megah, mewah, ya pagarnya harus menyesuaikannya kekokohannya.
Lalu kemudian ketinggiannya, kemudian modelnya harus bagus. Karena sekali lagi pagar itu sendiri juga muka terdepan daripada rumah kan," jelasnya.
Namun, ketinggian pagar sebenarnya tidak boleh asal, kata Denny, dalam aturan tertulis bahwa ketinggian pagar yang diperbolehkan adalah 1,5 meter.
"Sebenarnya ya, secara aturan pagar itu cuma boleh ketinggiannya 1,5 meter," ucapnya.
Terpisah, dalam ajaran Islam juga disebut agar ketinggian pagar tidak membuat bayangan ke halaman rumah tetangga. Hal ini dimuat dalam artikel ilmiah berjudul 'Of Fences and Neighbours: An Islamic Perspective on Interfaith Engagement For Peace' oleh Ingrid Mattson.
Bayangan tersebut dapat menghalangi cahaya matahari yang masuk ke kebun mereka. Hal ini merujuk pada hadits Rasulullah sebagai etika atau moral bagi umat Muslim yang berbunyi 'la darara wa la dirar' yang artinya tidak diperbolehkan menyebabkan kerugian atau membalas kerugian.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(aqi/das)
Namun, ketinggian pagar sebenarnya tidak boleh asal, kata Denny, dalam aturan tertulis bahwa ketinggian pagar yang diperbolehkan adalah 1,5 meter.
"Sebenarnya ya, secara aturan pagar itu cuma boleh ketinggiannya 1,5 meter," ucapnya.
Terpisah, dalam ajaran Islam juga disebut agar ketinggian pagar tidak membuat bayangan ke halaman rumah tetangga. Hal ini dimuat dalam artikel ilmiah berjudul 'Of Fences and Neighbours: An Islamic Perspective on Interfaith Engagement For Peace' oleh Ingrid Mattson.
Bayangan tersebut dapat menghalangi cahaya matahari yang masuk ke kebun mereka. Hal ini merujuk pada hadits Rasulullah sebagai etika atau moral bagi umat Muslim yang berbunyi 'la darara wa la dirar' yang artinya tidak diperbolehkan menyebabkan kerugian atau membalas kerugian.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(aqi/das)
Posting Komentar untuk "Mengapa Rumah Orang Kaya Identik Pakai Pagar Tinggi? "