Dirut PT Agrinas Palma Nusantara Agus Sutomo (foto dok PT Agrinas Palma Nusantara)
Jakarta Media Duta,-- Di tengah gencarnya penolakan Undang-undang TNI hasil revisi, Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk menunjuk Agus Sutomo untuk menjadi Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero).
Letjen TNI (purn) Agus Sutomo merupakan mantan Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) periode 2012–2014.
Pria kelahiran Klaten, 14 April 1960 ini merupakan alumnus Akademi Militer 1984 dari kecabangan infanteri. Saat ini telah menjadi purnawirawan perwira tinggi TNI-AD.
Laman resmi Agrinas Palma Nusantara menginformasikan penunjukan Agus Sutomo sebagai Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara. Perusahaan ini transformasi dari perusahaan pelat merah PT Indra Karya (Persero).
Pemerintah membentuk Agrinas sebagai BUMN yang terbentuk dari transformasi tiga BUMN karya menjadi perusahaan yang bergerak di sektor pangan, perkebunan, dan perikanan.
Ketiga BUMN tersebut adalah Virama Karya yang berganti nama menjadi PT Agrinas Jaladri Nusantara, Yodya Karya menjadi PT Agrinas Pangan Nusantara, dan Indra Karya menjadi PT Agrinas Palma Nusantara.
Melalui transformasi tersebut, perusahaan juga melakukan perluasan lini bisnis usaha di bidang perkebunan dan konsultansi konstruksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2025.
Terkait Agus Sutomo yang kini menjabat Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), beberapa jabatan penting lingkungan militer telah diembannya.
Sebelum menjabat Danjen Kopassus periode 2012–2014, Agus Sutomo terlebih dahulu menjabat Komandan Paspampres pada 2011–2012.
Setelah menjadi Danjen Kopassus, Agus Sutomo dipercaya menjabat Komandan Kodiklat TNI AD 2015–2016. Setelah itu, menjabat Komandan Sesko TNI pada 2016–2017.
Dia juga pernah menduduki jabatan Inspektorat Jenderal Kementerian Pertahanan (Kemhan) sejak 2017–2018. Juga menjadi Komisaris dan Komisaris Independen di PT Tempo Scan Pacific Tbk. sejak 2024.
Suntikan Modal Negara ke BUMN Agrinas
Pemerintah akan memberikan suntikan dana melalui penyertaaan modal negara (PMN) kepada BUMN Agrinas.
Alokasi anggaran yang disiapkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati untuk menyuntik modal ke Agrinas mencapai Rp8 triliun.
“Kami menyiapkan dalam APBN below the line sampai Rp 8 triliun. Di dalam APBN itu ada below the line, yaitu pembiayaan untuk investasi," kata Menkeu Sri Mulyani dalam konferensi pers di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Selasa (18/3/2025) lalu.
Menurut Sri Mulyani, dana penyertaan modal negara atau PMN senilai Rp8 triliun untuk Agrinas sudah dialokasikan di APBN 2025. Anggaran tersebut bukan anggaran baru, tetapi belum teralokasi ke BUMN tertentu. (*)
Posting Komentar untuk "Mantan Danjen Kopassus Ditunjuk Jabat Dirut PT Agrinas Palma Nusantara"