Maros Media Duta Online,-Penambangan liar marak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dan warga setempat mengeluhkan kerusakan jalan dan lingkungan.
Sudah lama Pemerintah atau Polisi tidak menerima tanggapan atas pengaduan warga sekitar.Dimana kegiatan penambangan adalah pengerukan tanah dan batu di beberapa lokasi di Kabupaten Maros. Bahkan, truk pengangkut material merusak jalan warga sekitar.
Penambangan Liar Marak Si Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Dan Warga Setempat Mengeluhkan Kerusakan Jalan Dan Lingkungan. Sudah Lama Pemerintah Atau Polisi Tidak Mendapat Tanggapan Atas Pengaduan Warga Sekitar
Penambangan di Kabupaten Maros yang dikeluhkan warga ramai beredar di media sosial. Bahkan, isu pertambangan ini sempat menjadi perbincangan di kalangan netizen.
“Sekarang makin banyak tambang galian C di Maros. Banyak bukit yang ditambang dan jalan warga sekitar juga rusak,” kata Azis, warga Kabupaten Maros, Senin (22/5/2023).
Pengaduan warga ini sudah lama didiskusikan, lanjut Azis, namun aparat pemda, kecamatan, dan kepolisian terkesan cuek.
“Penambangan liar ini sudah lama dilaporkan tapi belum ada tanggapan dari Pemerintah Daerah maupun kepolisian. Sepertinya ada bekingnya,” ujarnya.
Menurut Ansari, warga sekitar tambang meminta Pemerintah setempat memperbaiki jalan yang rusak. Namun, keluhan masyarakat diabaikan.
“Sudah sering dilaporkan ke Pemerintah Daerah agar tambang yang merusak jalan bisa dimintai pertanggungjawaban,” ujarnya.Ansar menduga tambang galian C yang beroperasi di Kabupaten Maros tidak berizin.(MUH. IKHSAN AM)
Posting Komentar untuk "Tambang Liar Menjamur Merusak Lingkungan"