Setiap Langkah Tidak Ada Yang Bisa Tebak


Makassar Media Duta Online,- Salut teman - teman dari PWI Pangkep, atas solidaritasnya yang tinggi yang menempuh perjalanan jauh.

Yang melintasi jalan mendaki gunung dan berkelok kelok menuju Kecamatan Camba, Kab. Maros, untuk menjenguk seorang sahabat yang bernama Hamsah.

 Hamsah, salah seorang wartawan senior yang lama tinggal di Pangkep, dan sehari harinya bekeja sebagai seorang wartawan di surat kabar Berita Kota. 

Hamsah termasuk seorang jurnalis yang dikenal keritis menyajikan berita seputar Kabupaten Pangkep. 

Karena itu Hamsah cukup dikenal di daerah tiga dimensi tersebut, baik dari kalangan jajaran pemerintah setempat maupun di masyarakat setempat.

 Tetapi belakangan, Hamsah, harus jedah dari rutinitas sehari harinya sebagai seorang pewarta.

Merekapun harus meninggalkan Pangkep dan kembali ke kampung halamannya di Camba.

 Disitulah Hamsah, bertahan dengan penyakit yang dideritanya  didalam sebuah rumah yang  sederhana. Takdir adalah ketentuan Allah, yang tidak bisa ditolak. 

Atas kunjungan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia Pangkep, seolah itu adalah sebuah obat yang mujarab. 

Hamsah memang sakit tetapi didalam dirinya tersimpang semangat hidup yang tidak bisa dikalahkan dari penyakitnya.

 Pak Hamsah, semoga cepat sembuh dan bisa kembali beraktivitas sebagai seorang jurnalis yang beridialis tinggi. Salam dari sahabatmu. ( ramli s. nawi )

Posting Komentar untuk "Setiap Langkah Tidak Ada Yang Bisa Tebak "